Sejak dulu aku ingin sekali pergi mengejar mimpi yang sangat bayak di kepalaku, bayak kawan mimipi itu sampai raga ini terbakar oleh semangat yang dahsyat. tau kah kau kawan mimpi yang paling membuatku membara adalah pergi kuliah ke luar negeri, menimba ilmu disana dan berpetualang menahlukan semua tipu muslihat Iblis.
![]() |
| You guys are my spirits |
Sebelum masuk Universitas Djuanda aku pernah ikut beberapa test masuk k'berbagai universitas bayak yang menerimaku, bayak pula yang menawarkan beasiswa yang cukup menggiurkan. Diantaranya ketika aku mencoba masuk k'Universitas Islam Negeri Gunung Djati Bandung. Tanpa alasan yang jelas aku memilih masuk k'Universitas Djuanda, disinilah aku sekarang berada bersama kawan - kawanku yang membuat hidup ini berwarna. sekarang akan aku ceritakan sedikit tentang kawan - kawanku di UIN SGD (Universitas Islam Negeri Gunung Djati Bandung);
UIN SGD (Universitas Islam Negeri Gunung Djati Bandung)
Universitas negeri yang membuatku bergejolak, beberapa saudaraku ada yang menjadi mahasiswa di berbagai Fakultas, pertama masuk ke aku merasa nyaman, taukah kau apa yang membuatku nyaman, lingkungan yang bersahabat adalah hal yang paling membuatku nyaman. sahabatku yang menjadi mahasiswa UIN diantaranya :
Sadam
seorang laki - laku tinggi dan ramah, tidak terlalu banyak yang aku tau tentang Sadam hanya saja perilakunya sangat ramah terhadap siapa saja.
Sandi
Hanya dia yang asli dari Bandung, laki - laki berkulit putih itu selalu setia menemani kami yang tinggal di asrama salah satu UKM di kampus dia selalu menemani kami sampai malam walau sebenarnya dia bisa pulang tapi dia selalu tinggal dan belajar bersama kami. orang tuanya mempunyai kedai makanan dan dia selalu membawa makanan untuk penganjal perut kami yang sedang berhemat.
Didin
Teman kami yang selalu bisa membuat kami tertawa, salah satu pemain Gaple (permainan kartu) terbaik diantara kami yang tinggal d Asrama. bisa membuatku tertawa terbahak - bahak dan melupakan sejenak kegelisahan menunggu hasil Test.
Wahyu
Pria berbadan kecil yang rajin belajar tidak terlalu banyak yang aku tau tentang dia yang pasti dia masuk ke jurusan PAI di Fakultas Tarbiah
Tirta
Kawan kami yang terakhir masuk kedalam genk kami, seorang pria yang sejak dulu ingin masuk k'Universitas Negeri Islam Bandung dan pergi mondok.
Winata
Aku ingin sekali tertawa bila mengenang cara bicaranya yang berterus terang dan tidak pernah memendam apapun yang dia pikirkan, dia lebih tua dari kami dan sudah beberapa perguruan tinggi yang dia lewati hanya saja belum ada jodoh tapi dia yakin bahwa UIN SGD adalah jodohnya karena disitu pula cintanya / belahan hatinya berada.
Dinda
Tenang kawan dia bukan anak perempuan dia pria tulen dan sangat cerdas dalam perkomunikasian.
Fahru
Anak orang kaya yang tidak sombong, dimataku dia orang kedua yang hebat soal urusan per Gaplehan (hehehe....).
sekian orang yang pernah aku kenal di Universitas Islam Negeri Bandung.
Oia ada seorang lagi sekarang seorang dayang, Tresna namanya seorang perempuan yang rela membantu kemelaratan kami tinggal di Asrama dia tinggal di lingkungan Kampus tidak jauh dari Asrama. Tresna ini orangnya cerdas dan pembawaannya tenang.
Jika orang orang di atas membaca jangan lupa buat komentarnya......
Jika orang orang di atas membaca jangan lupa buat komentarnya......

Tidak ada komentar:
Posting Komentar