Sabtu, 25 Agustus 2012

zu Hause (di rumah)

zu Hause itu tuh bahasa Jerman yang artinya kurang lebih "Di rumah" iya hari ini gue di rumah BETE banget tapi apa boleh buat demi cepet sembuh, tapi tenang wal;au di rumah gue bukannya gak ada kegiatan sama sekali tapi gue nyoba cari beberapa info soal beasiswa ke Jerman dan belajar beberapa kata bahasa Jerman, emang sih gak semudah membalikan tangan tapi kan sedikit demi sedikit menjadi bukit.

okeeee... balik lagi kedalam judul, hari ini di rumah cuman mantengin si Coklat dan bales beberapa Pesan di Hape, setelah beberapa jam akhirnya gue masuk kedalam pase Jenuh, jam 12 lebih dikit gue mandi, Sholat, makan, minum obat dan tidur siang, secara udah minum obat tidur gue pules banget ampe ada sms pun gak kedengeran. abis tidur ngapain...??? oh iya abis tidur gue liat Hape yang kedap kedip tanda ada sms masuk, pastinya langsung di bales. Walau kepala masih pusing gue coba buat ngumpulin nyawa lagi supaya bisa turun dari tempat tidur dan menuju si Coklat buat buka beberpa Film yang emang udah pernah gue Download. Judul filemnya "Suck Seed" itu tuh film tailand yang ceritanya mirips ama filem Indo "Garasi" tapi edikit beda alur tapi tetep intinya sama =>>>> Bikin Band.

nah ggue coba sedikit kasih gambaran bagi yang belum pernah nonton dua Filem itu :
Suck Seed bercerita soal; dua sahabat yang tumbuh bersama sejak kecil. Saat sudah jadi remaja, keduanya tumbuh jadi sosok biasa yang jauh dari popularitas. Ped adalah seorang pemuda pemalu sementara Koong yang sifatnya meledak-ledak tertutup oleh kepribadian saudara kembarnya Kay yang lebih kalem dan jago bermain musik. Gara-gara ini Koong ingin populer juga sehingga mengajak Ped dan seorang drummer bernama Ex (atau X) untuk membentuk grup musik bersama demi memenangkan kompetisi band sekolah nasional. Sayangnya ketiga orang ini tidak punya talenta sama sekali!
Peruntungan mereka mulai berubah ketika ketiganya berhasil menggaet seorang gadis pemain gitar jenius sekaligus teman masa kecil bernama Earn dalam grup mereka. Earn yang manis sayangnya menimbulkan kekompleksan baru dalam dinamika band ini. Pasalnya sejak kecil Ped si pemalu sudah diam-diam naksir dengan Earn sementara Koong jadi jatuh cinta sejak melihat Earn dewasa.


Garasi adalah film yang menceritakan tentang kisah tiga orang remaja yang hidup dari bermain musik. Mereka membentuk band yang bernama Garasi dan membawakan lagu-lagu yang unik. Namun diluar kekompakan mereka dalam bermusik, tersimpan berbagai macam konflik antar mereka mulai dari kesalahpahaman, pertentangan dengan keluarga serta gosip dan tuduhan negatif dari masyarakat sekitarnya. Disinilah mereka diuji untuk menunjukkan jati diri dan kekompakan grup mereka.


nah dari penjelasan yang sebetulnya gak jelas - jelas banget tadi, gue bisa nyimpulin kedua film tadi sama - sama tentang ngebentuk sebuah band, yang ceritanya dari awal terbentuk, menananjak terus menghadapi segala cobaan. Kesuksesan itu gak bisa di raih cuman dalam sekejap mata saja tapi perlu proses.

Wahhhh jadi makin semangat nih buat menjejaki kaki di Tanah Jerman.

Tidak ada komentar: